-
Terjebak dunia kita
Aku membuat keputusan yang sudah matang dari sumber masalahnya.
Aku membuat kamu terperosok hingga bangkit saja kamu tak mampu.
Aku masih yang kamu puja, kamu rindui, kamu raih untuk membuat hidupmu berwarna.
Aku menyapa sangat hati- hati dengan orang yang berusaha mengajakku melangkah di dunia baru, karena aku masih punya harapan pada dunia kita yang sedang gersang.
Aku yang membuatnya gersang, aku yang serakah dengan egoku, memang aku yang salah.
Aku masih di dunia kita, masih enggan keluar, masih menyirami, walau aku tahu dunia ini akan tetap gersang, walau aku harus sendirian, walau kamu sudah lelah, walau kamu sudah singgah di dunia baru, walau kamu tak akan kembali kesini. -
Telanjang itu sehat! at Ink’s Vague Planet – View on Path.
-
Singkat setelah sekejap
Aku selalu punya antusias menggebu saat hendak menemuimu.
Walau hanya satu detik melihat sosokmu, kamu selalu berhasil membuat aku tak sadar bahwa kamu milik wanita lain.
Malam itu, pertemuan kita sekejap. Kamu sedang terburu dan sedang di bawah pengaruh alkohol, kamu memintaku menemuimu.
Seperti pertemuan singkat yang sudah- sudah, aku selalu antusias walau raga tak sedang beringas.
Bergegas, kamu sangat beringas menikmati setiap bagian diriku yang hanya bisa terjamah tanpa sehelai benang.
Tidak ada penyelaras akhir malam itu, ya hanya sekejap kamu menarikku kemudian menghempaskanku kembali ke tempatku bernaung.
Selang beberapa hari, aku memanggilmu lewat batin “aku merindukanmu”, sepuluh menit kemudian hp bututku yang menjawab dengan sms sapa manis darimu.
Entah kebetulan atau bukan, pikiranku selalu bilang kita sehati.
Tak lama kamu memberiku sebuah kode permintaan maaf setelah pertemuan sekejap yang lalu, padahal aku sama sekali tak berpikir kamu berbuat salah.
Malam setelah sekejap itu, kamu memperlakukanku semacam ‘partner in life’. Mencukupi kebutuhan dasar bersama, saling bertukar cerita, bertegur tawa dan adu pandang.
Lagi- lagi dan masih aku jatuh hati dalam sosokmu, perjalanan hidupmu dan mimpimu yang tak bisa kukenai hak keterlibatan.
Membawaku kembali memeluk teleskopku, menikmatimu dari samarnya sosokmu serta berucap doa agar diri, hidup dan mimpimu selalu terbungkus dalam kebahagiaan. -
InkrissetiaWallet
Jika membunuh itu halal, aku akan membunuh makhluk bernama uang. -
My new bracelet and my new tees! #inkslove
-
Udah cocok belum jadi lesbian?? – View on Path.
-
Sebelas dua belas (juta) kan sama pevita pearce??? :/
-
I’m Red in the dark <3






